Angka Konsumsi Ikan Warga Pamekasan Naik setiap Tahun

News87 views

KABAR  MADURA | Selama dua tahun terakhir, Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan menyebut angka konsumsi ikan (AKI) masyarakat mengalami kenaikan setiap tahunnya mencapai 64,42 kilogram per kapita.

Kepala Diskan Pamekasan Abdul Fata menjelaskan, hampir setiap tahun konsumsi masyarakat terhadap makanan ikan semakin tinggi. Terbukti dengan laporan AKI tahun 2022  yang memaparkan bahwa konsumsi masyarakat mencapai 64,42 kilogram setiap orang dalam kurun waktu satu tahun.

Padahal, di tahun 2021, konsumsi masyarakat terhadap ikan hanya berkisar di angka 59,87 kilogram.

Menurutnya, peningkatan konsumsi tersebut tidak terlepas dari kesadaran masyarakat tentang manfaat makan ikan bagi pertumbuhan hidup. Selain itu juga karena stok ikan di Pamekasan yang cukup besar, sehingga dapat memenuhi segala kebutuhan masyarakat berkenaan dengan makanan ikan terutama ikan laut.

Baca Juga:  Harga Ideal Garam di Pamekasan Dipatok Rp1.250 per Kg, Diskan Targetkan Produksi Tembus 125 Ribu Ton

“Rata-rata naik setiap tahun, diantaranya karena dukungan program gemar makan ikan (Gemarikan) yang setiap tahun dilakukan,” ungkapnya.

Dijelaskan Abdul Fata, untuk mengetahui perkembangan AKI di tahun 2023, pihaknya mengaku masih dalam tahapan proses. Alasannya, untuk penerbitan AKI tersebut akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) pada Agustus mendatang, dan diyakini akan mengalami peningkatan.

Ada 6 wilayah pesisir yang menjadi sumber pendapatan ikan di Pamekasan, yakni pesisir   di kecamatan Tlanakan, Larangan, Galis, Pademawu, Pasean, dan Batumarmar.

Agar kebutuhan masyarakat yang terus meningkat bisa terpenuhi, Abdul Fata berencana  memperluas cakupan kerja program Gemarikan ke beberapa wilayah terutama di wilayah stunting dan non wilayah pesisir.

Baca Juga:  Enam Desa di Pamekasan Disiapkan Terima Bantuan Budi Daya Lele 2026

“Memperluas sasaran gemarikan di wil stunting dan wilayah non pesisir,”tegasnya.

Sementara itu, salah satu warga asal Desa Trasak Kecamatan Larangan Nurul Azizah mengatakan, untuk konsumsi ikan laut hampir setiap hari menjadi hidangan, baik yang harga  mahal maupun murah. Konsumsi ikan merupakan salah satu cara hidup sehat bagi masyarakat, di samping harganya yang tidak terlalu tinggi juga banyak manfaat yang diperoleh.

Dia berharap, semoga dengan meningkatkannya konsumsi ikan di Pamekasan tidak membuat harga ikan menjadi mahal.

“Kalau saya sih hampir setiap hari mengkonsumsi ikan, baik saat harganya mahal maupun murah,” ungkapnya.

Pewarta: Moh. Farid

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *