KABAR MADURA | Meski hanya didukung mayoritas partai nonparlemen, pasangan Kiai Ali Fikri dengan KH Unais Ali Hisyam (Final) mengklaim menjadi calon alternatif dan optimis melawan petahana, Achmad Fauzi Wongsojudo dengan pasangan KH Imam Hasyim (Faham), di Pilkada Sumenep 2024 ini.
Pasangan Final hanya diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan partai kecil lain seperti Partai Gelora, Partai Ummat, Partai Garuda, Partai Perindo, Partai Buruh, PSI, dan PKN. Sementara pasangan Faham yang merupakan calon petahana diusung oleh PDI Perjuangan, serta partai dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus.
Kiai Ali Fikri selaku calon bupati (cabup) penantang masih sangat optimis untuk menang di Pilkada Sumenep kali ini. Melalui tagline Sumenep Bermanfaat, maka akan mengoptimalkan sumber daya manusia (SDM) untuk kesejahteraan masyarakat Kota Keris ini.
“Dan jika nanti kami ditakdirkan terpilih maka kami akan menjadi pelayan masyarakat, itu komitmen kami,” kata kiai muda yang juga pengasuh Pesantren Annuqayah Guluk-guluk Sumenep itu.
Sebagai salah satu strategi untuk menang dalam kontestasi politik kali ini, pihaknya akan rutin melakukan silaturahmi ke setiap tokoh, terutama yang sudah pernah menang dan pernah menjabat sebagai bupati.
“Ke Kiai Ramdlan Siraj insya Allah kami nanti juga akan silaturahmi, ke yang lain juga untuk menimba ilmu,” imbuhnya.
Menanggapi terkait majunya pasangan Final di Pilkada Sumenep ini, Achmad Fauzi Wongsojudo selaku calon petahana menyampaikan bahwa hal yang wajar dalam pesta demokrasi ada penantangnya. Artinya, siapa pun berhak untuk mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep.
“Ya kami menyambut baik, guna menghidupkan demokrasi di Sumenep ini,” paparnya.
Sekadar diketahui, kedua pasangan calon kompak mendaftar di hari terakhir masa pendaftaran, yakni pada Kamis (29/8/2024). Pasangan Faham lebih dahulu mendaftar dengan diiringi ribuan relawan dan simpatisan, setelah itu disusul pasangan Final yang diantar puluhan ribu muhibbin (para mendukung) pasangan Kiai Ali Fikri dan KH Unais Ali Hisyam. (ara/waw)





