KABAR MADURA | Setelah melaksanakan rotasi dan mutasi jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama, Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman memberikan sinyal kuat bahwa perombakan struktur pejabat akan berlanjut ke level di bawahnya. Tahap persiapan sudah mulai dilakukan, salah satunya melalui pendataan menyeluruh terhadap jabatan dan posisi yang saat ini ditempati para aparatur sipil negara (ASN).
Bupati Kholilurrahman telah menginstruksikan seluruh perangkat terkait untuk mempercepat proses pemetaan, baik mengenai posisi, tugas, maupun kinerja masing-masing ASN.
Menurutnya, langkah ini diperlukan agar penyusunan komposisi pejabat dapat dilakukan dengan tepat dan keputusan akhir bisa segera ditetapkan tanpa hambatan.
Pendataan internal, kata Bupati Kholilurrahman, merupakan tahapan penting sebelum pelaksanaan mutasi. Dia menargetkan proses tersebut berjalan cepat dan tidak memakan waktu lama.
“Mulai saat ini saya sudah minta kepada kawan-kawan untuk mendata, mendata siapa menduduki apa,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).
Mantan anggota DPR RI itu menegaskan, setelah seluruh pendataan rampung, pelantikan dapat segera digelar. Dia bahkan memberi gambaran bahwa apabila pendataan selesai dalam waktu 10 hari, maka pelantikan juga bisa dilaksanakan 10 hari kemudian. Ini menjadi sinyal jelas bahwa perubahan komposisi pejabat tidak akan ditunda terlalu lama.
Lebih jauh, dia menargetkan keseluruhan proses mutasi dapat diselesaikan maksimal dalam dua bulan. Bupati menyebut tenggat itu sebagai batas waktu ideal agar penyegaran struktur organisasi dapat segera berjalan.
“Saya berharap tidak terlalu lama, maksimal dua bulan. Dua bulan itu sudah bisa kita laksanakan,” imbuhnya. (rul/ong)





