Disnaker Sampang Klaim Pelatihan Kerja Turunkan Angka Pengangguran

KABAR MADURA | Program pelatihan keterampilan kerja yang digalakkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sampang diklaim berhasil tekan angka pengangguran di Bumi Bahari. Hal itu diungkapkan Kepala Disnaker Sampang Yudi Adidarta Karma.

Menurutnya, berkat program pelatihan itu, tingkat pengangguran di Sampang menurun dan menciptakan pekerja yang siap pakai. Itu terbukti, karena beberapa tahun terakhir tercatat adanya penurunan jumlah pengangguran di daerahnya.

“Jika masyarakat sudah mempunyai keterampilan, maka akan mudah baginya dalam mendapatkan pekerjaan dan penghasilan untuk kehidupan yang lebih terjamin,” ucap Yudi, Rabu (12/2/2025).

Selain itu, Kata Dia, melalui program keterampilan itu, nantinya peserta yang sudah lulus tes akan mendapatkan sertifikat. Sertifikat tersebut sudah bertaraf nasional dan akan lebih mudah bagi mereka untuk mendapatkan pekerjaan.

Baca Juga:  Evaluasi Setahun Kiai Kholil-Sukri Pimpin Pamekasan, Ketua DPRD Sentil Kebocoran PAD dan Reformasi Birokrasi

Untuk itu, pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pelatihan dan pendampingan agar masyarakat memiliki keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja maupun usaha mandiri.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Kalau sudah bekerja, otomatis tingkat ekonominya bagus. Pendapatan perkapitanya bisa lebih bagus. Nilai gizinya juga pasti berpengaruh,” ungkapnya.

Sementara itu, Tenaga Statistisi Ahli Pertama Badan Pusat Statistik (BPS) Sampang Elsiana Restu Ihsani mengungkapkan bahwa tingkat pengangguran di Kabupaten Sampang mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Penurunan angka pengangguran itu menjadi bukti adanya masyarakat yang mulai menjalankan keterampilan untuk mulai bekerja serta membuka usaha mandiri untuk pemenuhan kebutuhannya. Penurunan angka pengangguran juga didukung oleh peningkatan jumlah penduduk yang bekerja. 

Baca Juga:  Pengangguran Pamekasan Didominasi Lulusan SMA/SMK

“Terhitung pada Agustus 2024, jumlah penduduk Sampang yang bekerja mencapai 553.907 orang. Laki-laki sebanyak 321.923 orang dan perempuan mencapai 231.984 jiwa,” terangnya.

Siti Fatima, salah satu peserta program pelatihan yang diadakan oleh Disnaker Sampang mengungkapkan rasa syukurnya setelah mendapatkan pelatihan menjahit dan bantuan modal keterampilan. “Saya benar-benar dibimbing dan difasilitasi, sehingga siap bersaing di dunia kerja,” singkatnya. (KM90/sub/din)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *