Hampir Tutup Tahun, BPPKAD Sampang Yakini PAD Bisa Penuhi Target

News242 views

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Jelang tutup tahun anggaran 2023, Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang optimistis bisa memenuhi target pendapatan asli daerah (PAD) Rp320.986.119.666. Saat ini sudah mencapai 84,07 persen dari target atau Rp269.852.472.039 per November 2023.

Berdasarkan data yang dihimpun Kabar Madura, PAD dari sektor pajak mencapai 92,54 persen, yakni Rp32.008.130.657 dari target Rp34.590.000.000. PAD dari sektor retribusi daerah ditarget Rp28.334.998.000, kini realisasi mencapai 66,32 persen, yaitu Rp18.791.572.316.

Kemudian, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan ditarget Rp6.442.393.226, realisasinya Rp6.442.831.933 atau 100,01 persen. Sementara lain-lain PAD yang sah ditarget Rp251.618.728.440, realisasinya Rp212.609.937.132 atau 84,50 persen.

Adapun jenis PAD yang bersumber pajak daerah tersebut, meliputi, pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak parkir, pajak air tanah, pajak sarang burung walet, pajak mineral bukan logam dan batuan, pajak bumi dan bangunan (PBB) perdesaan dan perkotaan, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan.

Baca Juga:  LKPj Sumenep 2025 Disorot DPRD, Pemerataan Pembangunan Kepulauan Jadi Catatan

Kepala BPPKAD Sampang Hurun Ien, melalui Kabid Pendapatan Moh. Heldiyas Setya Risanto mengatakan, realisasi capaian PAD 2023 belum sesuai target, karena masih dalam proses. Capaian pendapatan yang sudah 84,05 persen itu, menurutnya, sudah relatif tinggi. Sehingga meyakini bisa memaksimalkan penerimaan PAD untuk mencapai target yang sudah ditetapkan, mengingat masih ada bulan Desember.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Kami optimis target PAD ini bisa terpenuhi. Kami berharap di bulan Desember ini bisa lebih maksimal lagi dan pajak yang belum terbayar ini bisa segera diselesaikan. Sehingga target ini tercapai,” ujar Heldiyas Setya Risanto kepada Kabar Madura, Selasa (28/11/2023).

Baca Juga:  Sumenep Genjot PAD Lewat Transaksi Elektronik, DPRD Bidik Transparansi

Dia juga menjelaskan, belum tercapainya target pendapatan ini karena banyak sektor yang belum melunasi, di antaranya terkait pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB-P2) dan pajak restoran dan lainnya. Saat ditelusuri, ternyata kendalanya sama dengan tahun sebelumnya; ada dana yang belum terkumpul dan warga yang belum bayar.

“Sebenarnya, kami sudah mengevaluasi terkait kendala-kendala, semisal untuk pajak PBB, kami sudah menghadirkan semua camat dan berbagai upaya lainnya. Sehingga, kami optimis bisa target PAD ini bisa terpenuhi,” tukasnya.

Pewarta: Subhan

Redaktur: Sule Sulaiman

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *