KABAR MADURA | Seleksi terbuka jabatan sekretaris daerah (sekda) Kabupaten Sumenep memasuki hari kedua sejak dibuka pada Selasa (13/1/2026). Namun hingga Rabu (14/1/2026), pendaftaran masih terpantau sepi. Belum satu pun aparatur sipil negara (ASN) mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi jabatan strategis tersebut.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep telah membuka pendaftaran secara resmi dan mengumumkan seluruh tahapan serta persyaratan seleksi melalui laman Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep.
Kepala BKPSDM Sumenep, Benny Irawan, membenarkan bahwa hingga hari kedua pelaksanaan seleksi, belum ada pendaftar yang masuk. Meski demikian, pihaknya menilai kondisi tersebut masih wajar mengingat masa pendaftaran berlangsung cukup panjang.
“Iya, seleksi sekda sudah dibuka sejak Selasa (13/1). Sampai hari ini masih belum ada pendaftar. Tapi pendaftaran masih dibuka selama 15 hari ke depan,” ujar Benny, Rabu (14/1/2026).
Menurut Benny, seluruh proses seleksi telah disusun sesuai petunjuk dan mekanisme yang ditetapkan oleh tim seleksi (timsel). Mulai dari penjadwalan pendaftaran, seleksi administrasi, hingga tahapan uji kompetensi dan penilaian akhir.
Dia menjelaskan, tim seleksi sekda Sumenep telah dibentuk sejak 9 Januari 2026 dan bekerja secara independen untuk memastikan proses seleksi berjalan objektif, transparan, dan akuntabel.
“Semua tahapan sudah kami siapkan sesuai ketentuan. Kami berharap ASN yang memenuhi syarat tidak ragu untuk mendaftar dan mengikuti proses ini,” jelasnya.
Benny menambahkan, jabatan sekada memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan seluruh perangkat daerah, sehingga figur yang terpilih nantinya diharapkan memiliki kapasitas kepemimpinan, pengalaman birokrasi, serta integritas yang kuat.
“Kami optimistis, seiring berjalannya waktu, pendaftaran akan mulai diminati oleh calon-calon potensial yang telah memenuhi persyaratan,” pungkasnya. (ara/waw)





