Ketua DPRD Sumenep Tekankan Pilkada Berjalan Kondusif

News106 views

KABAR MADURA | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep mengajak para kontestan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep 2024 adu gagasan atau ide untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Pemilihan bupati dan wakil bupati yang dijadwalkan 27 November tersebut juga diharapkan berlangsung kondusif.

Ketua DPRD Sumenep Abdul Hamid Ali Munir mengutarakan, menjelang pilkada perlu dilakukan sosialisasi dan penyadaran kepada masyarakat. Dengan begitu, pelaksanaan pilkada berjalan damai dan dalam suasana yang sejuk.

“Pilkada serentak pada tahun 2024 ini diharapkan mampu adu gagasan untuk pembangunan Sumenep, ketika pilkada selesai harus selesai tanpa ada pertikaian ya,” katanya, Minggu (19/5/2024).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan, pemimpin yang dibutuhkan warga Sumenep adalah berintegritas dan memiliki jiwa leadership. Harapannya, aparat penegak hukum (APH) untuk terus memperhatikan isu-isu di luar.

Baca Juga:  Sumenep Genjot PAD Lewat Transaksi Elektronik, DPRD Bidik Transparansi

Dia berharap spirit untuk menjaga pilkada damai  bisa dijaga sampai ke akar rumput, tidak hanya di tingkat elite. Sehingga pilkada juga dapat  berkualitas dapat hadir di tengah masyarakat.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Disinggung terkait pelaksanaan pilkada dalam beberapa periode sebelumnya yang berjalan lancar dan kondusif, DPRD Sumenep akan selalu mendukung tradisi positif yang ada di tengah masyarakat, termasuk menjelang pilkada 2024.

“Tradisi yang positif perlu diteruskan dalam menghadirkan Kabupaten Sumenep yang kondusif, termasuk dukungan dari seluruh forkopimda, tokoh masyarakat maupun partai politik,” paparnya.

Baca Juga:  Reses II DPRD Sumenep, Keluhan Masyarakat Masih Seputar Kebutuhan Dasar Pokok

Dia juga berpesan, pada saat era digital ini, masyarakat diharap untuk bijak menggunakan media sosial. Hindari menyebarkan ujaran kebencian, kampanye hitam, dan mengangkat isu suku, ras, antar golongan, dan agama (SARA).

“Mari kita sama-sama tampilkan sisi positifnya, jangan saling serang atau jangan sebar ujaran kebencian antarcalon dan pendukungnya,” ucap Kiai Hamid.

Pewarta: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

 

 

 

 

 

 

 

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *