Kinerja Polres Sampang Lamban Tangani Puluhan Kasus Kekerasan Seksual

Hukum, Berita92 views

KABAR MADURA | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang Mahfud menyoroti kinerja Kepolisian Resor (Polres) Sampang terkait penanganan puluhan kasus pelecehan seksual yang hingga kini belum tuntas. DPRD menilai, lambannya penanganan kasus tersebut dapat mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. 

Mahfud  masih banyak menerima aduan dari masyarakat yang kasusnya belum mendapat kepastian hukum. 

“Kami menilai Polres Sampang terlalu lambat dalam menyelesaikan laporan kekerasan seksual terhadap anak yang marak terjadi selama tiga tahun terakhir. Dalam kurun tiga tahun, ada lebih dari 60 kasus kekerasan seksual terhadap anak yang sudah dilaporkan,” katanya, Senin (15/9/2025).

Baca Juga:  Anak 14 Tahun di Kangean Dirudapaksa, KOPRI PMII Sumenep Desak Penuntasan tanpa Kompromi

Lebih lanjut Mahfud menjelaskan, ada banyak kasus kekerasan seksual lainnya yang terjadi di lingkungan masyarakat yang enggan melapor kepada pihak kepolisian karena dinilai hanya menghabiskan waktu dan biaya saja. Menurutnya, hingga saat ini belum ada tanggapan serius dan cenderung diulur.

“Untuk yang belum melapor sementara ini masih belum pernah ada tanggapan, dan yang sudah melapor ini belum ada tindak lanjut dan cenderung diulur-ulur oleh pihak yang berwenang,” jelasnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Meski begitu, Sampang telah sukses mempertahankan status dan mendapatkan penghargaan Kabupaten layak anak (KLA) Kategori Madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) RI.

Baca Juga:  Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, KOPRI PMII Sumenep Edukasi Pelajar

“Maka hendaknya pihak kepolisian segera menindaklanjuti terhadap kasus-kasus yang sudah dilaporkan supaya ada efek jera bagi yang lain, di samping itu, pemerintah harus memberikan advokasi dan sosialisasi terhadap bahaya dan resiko akibat dari pergaulan bebas yang marak ahir ini,” tandasnya. 

Sementara itu, Kapolres Sampang AKBP Hartono enggan memberikan komentar saat dikonfirmasi media ini. 

“Langsung ke humas saya ya,” singkatnya. (yan/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *