Pengawasan dan Pengendalian, Senpi Personel Polres Pamekasan Diperiksa

Berita, News83 views

KABAR MADURA | Wakapolres Pamekasan Kompol Andy Purnomo bersama PJU dan Kasipropam Polres Pamekasan serta anggotannya menjalani pengecekan senjata api (senpi). Pengecekan tersebut berlangsung di lapangan Mapolres Pamekasan, Senin (23/12/2024).

Usai apel pagi pimpinan, seluruh anggota yang memegang senjata api dinas baik anggota Polres Pamekasan maupun anggota Polsek Jajaran Pamekasan dicek kelengakapn serta kebersihan senpi. Hal itu bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan senpi oleh anggota Polri.

Dalam pemeriksaan, Wakapolres Pamekasan bersama PJU dan Kasipropam Polres Pamekasan serta anggotannya mengecek satu per satu senpi dengan teliti.

Pemeriksaan mencakup aspek amunisi, kebersihan dan kondisi senpi. Tidak hanya itu, petugas juga mencermati kelengkapan surat tanda pemegang senpi dinas serta masa berlakunya.

Wakapolres Pamekasan Kompol Andy Purnomo, menerangkan pemeriksaan senjata api ini merupakan bagian dari agenda rutin. Hal ini untuk memastikan personel pemegang senjata api memenuhi standar pengawasan.

“Pengawasan terhadap penggunaan senjata api dinas oleh personel untuk mencegah penyalahgunaan. Selain itu mendukung kinerja optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Di tempat terpisah Kasihumas Polres Pamekasan AKP Sri Sugiarto menyampaikan bahwa Pemeriksaan dan pengecekan ini tidak hanya memastikan kelayakan senjata, tetapi juga sebagai bagian dari penegakan disiplin. Ini bertujuan agar personel Polres Pamekasan selalu mematuhi prosedur penggunaan senjata api dengan baik dan benar.

“Ini merupakan salah satu upaya pimpinan untuk mengetahui langsung kondisi senjata api yang dipegang oleh personel baik dikalangan perwira dan bintara,” katanya.

Baca Juga:  Masuk 45 Nominasi Nasional, Pamekasan Bidik 30 Besar Proyek Persampahan

Menurut AKP Sri Sugiarto, kedisiplinan anggota terhadap penggunaan senjata api begitu penting agar dapat mencegah tindakan penyalahgunaan.“Pemeriksaan ini sifatnya pengawasan dan pengendalian,” ujarnya.

Ia menyebut, prosedur penggunaan senjata api bagi setiap anggota melibatkan proses yang cukup panjang. Dimulai dari ujian psikologi bagi anggota hingga penilaian dari berbagai aspek personal anggota.

“Harapannya kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran personel mengenai tanggung jawab mereka terhadap senjata api. Tentunya senjata yang mereka bawa serta menjaga integritas dalam bertugas di lapangan,” pungkasnya. (rul/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *