Refleksi 495 tahun Kabupaten Pamekasan oleh Fadali Rahman, Dosen Magister Manajemen Universitas Madura. Pamekasan diajak meneguhkan arah pembangunan ekonomi berbasis budaya, kearifan lokal, digitalisasi, dan ekonomi syariah untuk mewujudkan kesejahteraan berkeadilan dan kemandirian daerah.
Batik Pamekasan
Lestarikan Budaya Membatik, Disdikbud Pamekasan Gelar Program Belajar di Museum
Kepala Disdikbud Pamekasan H. Mohamad Alwi menyampaikan, budaya membatik harus ada regenerasi untuk pelestariannya. Salah cara yang ditempuh ialah dengan menggelar kegiatan belajar bersama di Museum Mandilaras, yang kali ini mengundang siswa sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan swasta.
Berikan Kesejahteraan Saat Memimpin Pamekasan, Pengrajin Batik Klampar Siap Menangkan KHARISMA
Sejumlah pengrajin batik asal desa Klampar, Kecamatan Proppo, Pamekasan, memberikan dukungan untuk menangkan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman dan Sukriyanto. Dukungan disampaikan para pengrajin di hadapan calon wakil bupati Sukriyanto, Jum’at (25/10/2024).
Batik Pamekasan Tidak Kantongi HAKI, Perajin Harap Ada Fasilitasi dari Pemerintah
Selain dikenal sebagai Kota Gerbang Salam, Pamekasan juga dikenal dengan berbagai macam motif batiknya yang khas. Namun, dari beberapa motif batik tersebut tidak dilengkapi dengan hak kekayaan intelektual (HAKI). Padahal, keberadaan HAKI cukup penting untuk mematenkan secara legal terkait kepemilikan motif batik tersebut.
Babak Baru Dugaan Korupsi GBP, Polres Pamekasan: Minggu Depan Kembali Gelar Perkara di Polda Jatim
“Tim Penyidik Polres Pamekasan masih melengkapi kekurangan hasil Gelar Perkara di Polda Jatim,” tukasnya.
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.









