Oleh: Sapraji, S.Th.I., M.A.P, Analis Politik Digital dan Kebijakan Publik. Di dunia
Opini
Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura
Fauzi As menilai KEK Tembakau Madura layak diperjuangkan sebagai instrumen pemerataan ekonomi dan hilirisasi komoditas lokal. Namun, tantangan regulasi cukai, resistensi industri, dan desain fiskal menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Generasi Cepat, Pikiran Lambat: Menimbang Budaya Instan di Era Digital
Budaya instan di era digital membuat masyarakat semakin terbiasa mengonsumsi informasi secara cepat tanpa memahami secara mendalam. Simak dampaknya terhadap literasi, pendidikan, dan kemampuan berpikir kritis generasi muda.
Jejak Hijau Bung Karno, Teguran Keras Bagi Kita (Sebuah Refleksi)
Hutan yang dulunya paru-paru dunia dan benteng kehidupan, kini ditebang habis seolah tidak memiliki nilai lain selain apa yang bisa diambil dan dijual saat itu juga.
Saatnya Bahasa Madura Mendapat Rumah Akademik
Usulan pembentukan Program Studi Pendidikan Bahasa Madura menjadi langkah penting dalam menjaga identitas budaya, memperkuat pendidikan bahasa daerah, dan menghadirkan Bahasa Madura tetap relevan di era digital dan globalisasi.
Kepergian Sang Bapak Madurologi, Abadinya Spirit Madura
Hal itu diungkapkan oleh Ketua LPPM UIN Madura, Prof. Dr. Erie Hariyanto. Sebagai sosok yang berinteraksi intens dengan almarhum dalam dua periode penting—yakni tahun 2005–2012 dan 2022–2025—Prof. Erie menyaksikan langsung bagaimana almarhum meletakkan Madura sebagai ruang pengetahuan yang utuh pada level epistemologi.
Tepuk Tangan dan Mutu Pendidikan
Dosen Universitas Madura Muhammad Tauhed Supratman mengkritisi budaya seremoni pendidikan dalam kegiatan Senam Kolosal Anak Indonesia Hebat di Pamekasan yang melibatkan 24.114 siswa demi rekor MURI.
Mengenang Moh Mashur Abadi dan Gagasan Kemandirian Rakyat
Oleh: Dr. Moch Cholid Wardi, Sekretaris LPPM UIN Madura dan Direktur pengembangan Bahasa IBS PKMKK.
Malam yang Sunyi di Balik Lahirnya Taneyan Lanjhang: Mengenang Moh Mashur Abadi dan Falsafah Keilmuan UIN Madura
Oleh: Dr. H. Saiful Hadi, Rektor UIN Madura.
Sang Visioner dari Madura: Mashur Abadi dan Integrasi Bahasa, Budaya, serta Keislaman
Moh. Mashur Abadi, dosen senior UIN Madura yang telah mengabdi sejak tahun 1991, meninggal dunia pada 22 Mei 2026. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, mahasiswa, alumni, serta seluruh civitas akademika UIN Madura. Selama lebih dari tiga dekade pengabdiannya, beliau bukan hanya dikenal sebagai seorang pendidik, melainkan juga pemikir visioner yang berhasil menyatukan pengajaran bahasa asing dengan akar kearifan lokal Madura serta nilai-nilai keislaman yang mendalam. Sosoknya hadir bukan sekadar sebagai pengajar di ruang kuliah, tetapi juga sebagai intelektual yang meletakkan fondasi penting bagi pembangunan paradigma pendidikan bahasa yang beridentitas, berbudaya, dan bernafaskan Islam.
Koperasi Desa Merah Putih: Membaca Arah Baru Penguatan Ekonomi Desa
Oleh: Sapraji, Analis Politik dan Kebijakan Publik dari IDIS Indonesia.
- 1
- 2
- 3
- …
- 19
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.



















