Rangkaian kegiatan IBS PKMKK yang melibatkan tokoh sastra-budaya seperti D. Zawawi Imron, pendidik seperti Masyhur Abadi, psikolog Ruki Herawati, aparat penegak hukum, hingga praktisi industri, mencerminkan kesadaran sosiologis bahwa santri hidup dalam realitas sosial yang kompleks. Santri hari ini bukan hanya anggota komunitas religius, tetapi juga warga digital yang berhadapan dengan media sosial, konten instan, cyber crime, judi online, dan narkotika.
D. Zawawi Imron
D. Zawawi Imron: Santri Harus Gunakan Sifat Kesantriannya
Setiap tanggal 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional (HSN), sebagai penanda bahwa peran santri sangat besar dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia..
Budayawan D. Zawawi Imron Tekankan Penguatan Tradisi Ngonjhâng Bhuka
Ngonjhâng bhuka (mengundang orang buka puasa) termasuk yang ditradisikan warga Sumenep saat bulan Ramadan.
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.







