Achsanul Qosasi mendorong pembangunan jalan tol di Madura untuk mengatasi kemacetan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Ia juga menyoroti pentingnya pembentukan KEK Tembakau guna melindungi petani dan pelaku usaha lokal.
Kawasan Ekonomi Khusus
KEK Tembakau Dinilai Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Madura
Presiden KUP Pojur Prof. Achsanul Qosasi menilai pembentukan KEK Tembakau menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi Madura, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendukung perjuangan Madura Provinsi.
Apresiasi Layer Baru CHT, Achsanul Qosasi Dorong Pemerintah Percepat KEK Tembakau Madura
“Layer baru CHT adalah langkah baik. Tetapi bagi Madura, jalan keluar dari kemiskinan membutuhkan kebijakan yang lebih besar: KEK Tembakau,” ujar Presiden Madura United FC itu, dikutip dari unggahan Instagramnya, Selasa (2/6).
Emas Hijau
Oleh: Rosnindar Prio Eko Rahardjo, Komisioner KPID Jatim, Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bahaudin Mudhary Madura, Redaktur Kabar Madura.
KAMURA Apresiasi Rencana Layer Baru Cukai, tetapi KEK Tembakau Tetap Solusi Ideal
“Bagi kami, setiap langkah pemerintah yang membuka ruang legalisasi, pembinaan, dan perlindungan terhadap industri rokok rakyat patut dihargai,” ujar Ketua KAMURA Subairi Muzakki, saat dikonfirmasi secara virtual, Selasa (5/5/2026).
Purbaya Beri Sinyal Positif KEK Tembakau, Pemuda Madura Minta Momentum Ini Tak Disia-siakan
Menteri Luar Negeri BEM KM UNIBA Madura, Moh Iskil El Fatih, menegaskan bahwa dukungan dari pemerintah pusat harus segera direspons dengan langkah konkret di tingkat daerah.
Direktur POLTERA: Madura Harus Punya KEK Berbasis Teknologi Tembakau!
Direktur POLTERA, Laily Ulfiyah, menegaskan bahwa seluruh inovasi yang lahir di kampus vokasi tersebut berangkat dari persoalan konkret yang dihadapi masyarakat.
Bupati Sampang Dukung Penuh KEK Tembakau: Madura Harus Bangkit Bersama!
Dalam sambutannya, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif KAMURA untuk mendorong lahirnya KEK Tembakau Madura.
Empat Alasan Prof. Achsanul Qosasi Tegaskan Madura Layak Jadi KEK Tembakau
Prof. Achsanul Qosasi memaparkan empat alasan strategis mengapa Madura layak ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau. Mulai dari besarnya kontribusi petani, peran tembakau dalam ekonomi lokal, kemudahan pengawasan wilayah, hingga keselarasan dengan Asta Cita Presiden Prabowo–Gibran.
Seminar dan FGD KEK Tembakau Madura di UINSA Bahas Arah Baru Perekonomian Madura
Acara ini menghadirkan sejumlah tokoh penting, antara lain Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya Prof. Akh. Muzakki, ekonom UINSA Dr. H. M. Syaeful Bahar, M.Si.,Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A,Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si, Anggota DPR RI, Eric Hermawan, dan Tim Perumus Naskah Akademik, Dr. Adi Prayitno, perwakilan asosiasi petani tembakau, serta pelaku industri tembakau rakyat dari berbagai kabupaten di Madura.
Anggota DPR RI Slamet Ariyadi: KEK Madura Butuh Kolaborasi Para Pemimpin Daerah
Anggota DPR RI Slamet Ariyadi mendorong percepatan realisasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Madura melalui kolaborasi antara legislatif dan eksekutif. Dia menilai potensi besar sektor tembakau dan garam dapat menjadi penggerak utama ekonomi Madura serta memperkuat kemandirian pangan daerah.
- 1
- 2
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.


















