Pemkab Bangkalan membangun Sekolah Rakyat di Desa Katol Barat untuk siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Sekolah ini akan menampung hingga 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
kemiskinan ekstrem
FWP dan Fraksi Demokrat Soroti DTSEN, Penentuan Desil Banyak Tidak Sesuai
Ketidakakuratan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Pamekasan disorot karena menyebabkan warga kehilangan akses jaminan kesehatan dan bantuan sosial, serta berpotensi memicu konflik sosial.
Terungkap! Biaya SPJ Jadi Modus Pemotongan Dana Bansos P3KE di Sampang
Dugaan pemotongan dana bansos P3KE di Sampang terungkap. Biaya pembuatan SPJ diduga dijadikan modus pungutan kepada KPM. Karang Taruna membantah terlibat.
48 Pengurus Karang Taruna di Sampang Ditunjuk Jadi Pendamping Bansos P3KE
Dinsos Sampang menunjuk 48 pengurus Karang Taruna menjadi pendamping program P3KE untuk mempercepat penyaluran bantuan sosial dan memastikan data penerima tepat sasaran.
Bantuan Miskin Ekstrem di Sampang Diduga Dipotong, Penerima Mengaku Tidak Terima Utuh
Penyaluran bantuan bagi warga miskin ekstrem di Kecamatan Pengarengan, Sampang, diduga disunat oknum tidak bertanggung jawab. Sejumlah penerima manfaat mengaku mengalami pemotongan hingga Rp400 ribu dengan alasan biaya pengawasan, sementara pihak terduga membantah tudingan tersebut.
Kemiskinan Ekstrem lebih Ditangani dengan Bansos Dibanding Pemberdayaan
Kepala Bapperida Pamekasan Sigit Priyono mengatakan bahwa penanganan kemiskinan ekstrem di Pamekasan lebih kepada bantuan sosial, bukan pemberdayaan.
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










