Sebaran wilayah kekeringan di Pamekasan semakin meluas lagi. Indikasinya, terdapat beberapa desa yang mengusulkan untuk mendapatkan droping air. Padahal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan telah menetapkan 76 desa terdampak wilayah kekeringan tahun ini. Bahkan, droping air juga sudah mulai didistribusikan sejak 17 Agustus lalu.
Wilayah Kekeringan
Sudah Kemarau, Asesmen Penentuan Wilayah Kekeringan Belum Kelar
Memasuki puncak musim kemarau, warga Pamekasan mulai risau dengan ketersediaan air, utamanya di daerah-daerah rawan kekeringan. Pasalnya, ketika musim kemarau tiba, di sebagian wilayah sulit mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.






