6 Desa di Pamekasan Terima BKK BUMDes Rp100 Juta, di Satu Desa Belum Dicairkan

Berita31 views

KABAR MADURA | Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Pamekasan tahun ini dialokasikan kepada enam desa. Masing-masing menerima dana Rp100 juta untuk mendukung pengembangan usaha desa.

Staf Fungsional Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan M. Rahman menjelaskan, bantuan dari Pemprov Jawa Timur tersebut sudah tersalurkan ke lima desa, yakni Murtajih, Grujugan, Galis, Palengaan Laok, dan Lesong Daya.

Satu desa lainnya, Bicorong, belum bisa mencairkan dana karena pengajuan terlambat sehingga tidak tercatat di APBDes.

“Kemungkinan bulan depan sudah cair untuk Desa Bicorong,” ujar Rahman, Senin (11/8/2025).

Baca Juga:  Kades Pragaan Daya Sumenep Ditahan, Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa

Tahun ini, DPMD Pamekasan mengajukan tujuh desa penerima BKK BUMDes. Namun, pengajuan Desa Tlontoraja, Kecamatan Pasean, ditolak karena status BUMDes-nya masih pemula. Sementara penerima BKK minimal berstatus berkembang atau maju.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Enam desa yang lolos memiliki fokus pengembangan berbeda. Desa Murtajih mengembangkan TPS3R, sedangkan Galis, Grujugan, Palengaan Laok, dan Lesong Daya fokus pada pengelolaan pertokoan.

“Anggarannya sudah cair 100 persen, meski ada desa yang belum membelanjakan sepenuhnya,” tambah Rahman.

Baca Juga:  Sekda Bangkalan Tekankan Kemandirian Desa, BUMDes Diminta Tangkap Peluang MBG

Ketua Komisi I DPRD Pamekasan H. Luthfi menegaskan, BKK BUMDes merupakan stimulan untuk mengembangkan usaha desa. Sebab itu, pengelolaannya harus melibatkan seluruh pihak, termasuk masyarakat.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga meminta dinas terkait lebih proaktif dalam memantau dan membina penggunaan dana agar tepat sasaran.

“Dinas harus intens memberikan penyuluhan terkait kepastian pengembangan usaha di masing-masing BUMDes, sekaligus memastikan pengelolaannya melibatkan masyarakat,” tegasnya. (nur/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *