KABAR MADURA | Festival Musik Tong-tong 2024 di Sumenep sukses digelar. Festival seni dan budaya terbesar di Madura ini yang menghadirkan 40 grup musik tradisional Tong-tong ini tidak bertujuan untuk hiburan semata.
Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Nyai Dewi Khalifah yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa festival tersebut memang diadakan rutin setiap tahun untuk merawat kebudayaan dan kesenian.
“Lebih dari itu untuk menyedot masyarakat luar data ke Kota Keris ini,” kata dia.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang kebetulan berhalangan hadir pada saat festival tersebut menyampaikan, puluhan grup musik tradisional Tong-tong yang dihadirkan dari empat kabupaten di Madura, mulai dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan, hingga dari Sumenep.
Sehingga diharapkan festival tersebut tidak hanya menghibur masyarakat tapi juga menjadi ajang penguatan identitas kebudayaan Madura.
“Melalui musik Tong-tong mampu menyatukan kita dalam kebahagiaan dan semangat akhir tahun,” ungkapnya.
Festival Musik Tong-tong 2024 ini digelar di sepanjang Jalan Lingkar Barat Sumenep. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, rute baru ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi penonton sekaligus memperlancar jalannya festival.
Dengan mengusung tema “Ngopeni Sumenep”, festival ini juga menghadirkan berbagai atraksi seni dan budaya termasuk tari. Salah satu tarian yang disajikan yakni Tari Gatotkaca-Dadung Awuk dari Jawa Tengah.
Bupati Fauzi berharap Festival Musik Tong-tong 2024 bisa mengenalkan potensi wisata dan budaya Sumenep lebih luas lagi, sekaligus menarik pengunjung dari luar daerah untuk menikmati keindahan dan keragaman budaya Madura.
“Harapan besar kami Sumenep selalu kedatangan tamu dari luar, ini demi kemajuan dan peningkatan perekonomian,” pungkasnya. (ara/waw)





