KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mulai merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2026 dengan total anggaran mencapai Rp37 miliar.
Sejumlah proyek peningkatan jalan yang tersebar di beberapa kecamatan kini telah memasuki tahap pengerjaan. Pemkab Bangkalan menargetkan mayoritas pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu dekat agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bangkalan Guntur Setya mengatakan, pengerjaan sejumlah ruas jalan saat ini telah berjalan dan ditargetkan selesai secara bertahap dalam waktu dekat.
“Dari empat ruas jalan yang dikerjakan, tiga di antaranya ditargetkan selesai pada akhir Juni 2026,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Tiga ruas jalan yang diproyeksikan rampung pada akhir Juni itu meliputi jalan di Desa Lergunung, Kecamatan Sepulu; jalan Pelakaran–Binoh di Kecamatan Burneh; serta jalan Burneh–Tojung. Sementara satu ruas lainnya yang berada di Desa Jenteh, Kecamatan Tanah Merah, dijadwalkan selesai menyusul.
Menurut Guntur, proyek yang belum tuntas pada Juni akan dirampungkan pada Juli mendatang sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang telah disusun.
“Dari target yang kami canangkan, tiga ruas selesai akhir Juni dan sisanya pada Juli,” tambahnya.
Guntur menjelaskan, penentuan ruas jalan yang diperbaiki dilakukan berdasarkan skala prioritas dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan di masing-masing lokasi. Namun, perbaikan jalan yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) hingga saat ini masih belum dimulai.
“Nah, untuk perbaikan jalan yang menggunakan APBD memang saat ini belum dimulai,” pungkasnya. (fik/zul)





