Ketua Tim Pemenangan Berbakti Sebut Madura Butuh Integrasi Program Pembangunan

Pilkada112 views

KABAR MADURA | Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) RKH. Muhammad Baqir Aminatullah-Taufadi (Berbakti) RP. Wazirul Jihad menyampaikan bahwa akselarasi pembangunan Madura ke depan butuh integrasi program pembangunan dari empat kabupaten dengan disesuaikan dengan kondisi sosio kultural dan potensi yang mampu ditonjolkan dari setiap kabupaten.

Hal itu disampaikan Ra Wazir mewakili pasangan Berbakti menghadiri Dialog Akbar dan Sapa Calon Bupati dan Wakil Bupati se-Madura, di Ballroom Azana Style Hotel Pamekasan, Rabu malam (9/10/2024).

Menurutnya, paslon Berbakti memiliki 9 navigasi program yang akan dijadikan unggulan dalam membangun Pamekasan ke depan. Hal itu sebagai wujud komitmen dalam menjadikan Pamekasan lebih baik. 

Apabila pasangan Berbakti nantinya terpilih untuk memimpin Pamekasan, kata Ra Wazir, nanti akan ada integrasi program dengan kabupaten lain, supaya bisa saling mengisi untuk bisa membangun Madura. 

“Kalau berbicara tentang Madura ke depan, perlu adanya regulasi yang integratif, semisal Pamekasan harus fokus pada bidang tertentu, begitu pula dengan kabupaten lainnya. Sebab tidak mungkin dipaksakan, misalnya Pamekasan harus memiliki tempat wisata yang strategis dan produktif seperti Sumenep,” paparnya. 

JJS Kabar Madura

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (DPC) Pamekasan itu menambahkan, dalam membangun suatu daerah, perencanaan yang komprehensif akan menjadi titik tolak yang paling signifikan, supaya berbagai capaian program yang sudah terancang bisa terukur.

“Pamekasan merupakan kabupaten yang sangat unik, sehingga untuk mengembangkan semua sektor harus ada regulasi yang tepat,” imbuhnya. 

Kemudian Ra Wazir menegaskan, untuk memimpin Pamekasan dibutuh paslon yang memiliki kecerdasan yang cukup, mulai dari sisi perencanaan, maupun regulasinya. 

“Satu hal yang tidak boleh dilakukan dalam membangun Pamekasan, yaitu rasa pesimistis dalam proses pembangunan, sebab tidak akan muncul ide atau gagasan,” terangnya. (rul/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *