Di tengah stigma negatif melekat pada anak motor, komunitas Yamaha R15 Sumenep hadir dengan semangat berbeda. Klub motor ini bukan sekadar perkumpulan pengendara yang hobi touring, tetapi juga ingin membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar.
MOH.RAZIN, SUMENEP
Setiap minggu, suara deru mesin motor Yamaha R15 menggema di jalanan Sumenep. Bukan untuk kebut-kebutan atau sekadar pamer kendaraan, melainkan dalam rangka kegiatan berkumpul untuk melakukan aktivitas positif bersama.
Salah seorang anggota komunitas Yamaha R15, Khoiruddin, menyampaikan bahwa kegiatan berkumpul bersama, seperti jalan-jalan bersama keluar kota, merupakan agenda rutinan. Namun, agenda komunitas ini bukan hanya itu saja, ada agenda yang khusus untuk berbagi dengan sesama.
“Kami ingin komunitas ini dikenal bukan hanya sebagai pecinta motor, balap liar, tetapi juga sebagai kelompok yang peduli dengan sesama. Kami rutin mengadakan kegiatan sosial juga,” katanya kepada Kabar Madura, Kamis (27/2/2025).
Biaya untuk kegiatan sosial itu hasil dari patungan anggota. Setiap anggota komunitas Yamaha R15 Sumenep memiliki latar belakang yang beragam.
Khoiruddin juga bercerita, komunitas Yamaha R15 Sumenep juga aktif mengedukasi anggotanya tentang keselamatan berkendara. Dalam setiap pertemuan, mereka membahas berbagai aspek penting, mulai dari penggunaan perlengkapan keselamatan hingga teknik berkendara yang aman.
“Kami ingin anggota tidak hanya mahir dalam berkendara, tetapi juga memahami pentingnya keselamatan di jalan. Helm, jaket, sarung tangan, dan kelengkapan lainnya bukan sekadar gaya, tetapi perlindungan diri,” imbuhnya.
Komunitas ini juga menjadi wadah bagi para pecinta motor untuk berbagi pengalaman dan ilmu tentang dunia otomotif. Setiap akhir pekan, mereka mengadakan diskusi seputar perawatan motor, modifikasi yang aman, serta teknik berkendara yang efisien.
“Salah satu alasan saya bergabung adalah karena komunitas ini tidak hanya tentang touring, tapi juga berbagi ilmu dan pengalaman. Saya belajar banyak hal, mulai dari teknik menikung yang benar hingga cara merawat mesin agar tetap optimal,” paparnya. (zul)





