Proyeksikan Dua Rombel, 5 Calon Siswa Sekolah Rakyat di Pamekasan Mengundurkan Diri

Pendidikan111 views

KABAR MADURA | Penjaringan calon siswa Sekolah Rakyat di Kabupaten Pamekasan diproyeksikan dua rombongan belajar (rombel).

“Inventarisasi awal terdapat 53 siswa,” terang Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan Herman Hidayat Santoso, Senin (16/6/2025).

Menurutnya, lima dari 53 calon siswa tersebut sudah mengundurkan diri. Sebab, mereka lebih memilih berproses di pesantren sebagaimana masyarakat Pamekasan lakukan pada umumnya.

“Tidak semua orang bisa dijaring, jadi harus yang benar-benar keluarga miskin. Itu dari hasil data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN), yang kami turun ke lapangan,” paparnya.

Baca Juga:  Belum Punya Gedung Permanen, Siswa Baru Sekolah Rakyat Pamekasan Dipindah ke Sampang

Diakuinya, untuk lokasi Sekolah Rakyat sudah ditentukan di bekas gedung Akper Pamekasan dengan kapasitas dua kelas. Namun rombel-nya hanya fokus pada jenjang sekolah menengah pertama (SMP) sebagaimana yang direkomendasikan saat survei.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Kalau dari sisi siswa sudah siap. Kaitanjya dengan yang lain jadi urusan pusat, seperti gedung, kepala sekolah, termasuk gurunya,” imbuhnya.

Diakuinya, Pemkab Pamekasan hanya memiliki kewenangan dalam penyiapan lokasi yang akan ditempati siswa yang masuk cakupan pada kategori Sekolah Rakyat. Penyiapan lainnya ditangani langsung oleh kementerian terkait.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Prioritaskan Pengentasan 4.700 Anak Tidak Sekolah

“Informasinya, pertengahan Juli akan dimulai,” imbuhnya. (rul/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *