KABAR MADURA | Puluhan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sampang hingga kini belum ada yang mengurus persetujuan bangunan gedung (PBG).
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pertanahan dan Tata Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sampang Wahyu F Hidayat. Dia menegaskan, setiap dapur MBG wajib memiliki PBG dan dikenakan retribusi. Sebab, sampai saat ini belum ada regulasi yang membebaskan retribusi PBG bagi bangunan dapur MBG.
Menurut Wahyu, kewajiban PBG berlaku bagi semua bangunan gedung, termasuk dapur MBG.
“Sampai saat ini belum ada yang terdaftar di SIMBG atas nama dapur bergizi atau sejenisnya untuk PBG ini,” ujarnya saat dikonfirmasi Kabar Madura, Selasa (23/9/2025).
Wahyu juga menjelaskan, prinsipnya Dinas PUPR akan memproses bangunan yang mendaftar di Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG), baik melalui jalur PBG untuk bangunan baru maupun jalur sertifikat laik fungsi (SLF) untuk bangunan yang sudah berdiri.
“Jadi untuk bangunan MBG yang sudah berdiri atau kata lain bangunan existing, kami akan melayani melalui SLF, di mana nantinya akan keluar dua produk yaitu PBG dan SLF tersebut,” terangnya.
Pihaknya berencana menerbitkan surat edaran agar pemilik dapur MBG segera mengurus PBG. Wahyu menyebut bahwa PBG berbeda dengan izin mendirikan bangunan (IMB).
“Kalau IMB itu harus diurus sebelum gedung dibangun. Sedangkan PBG tidak mesti harus diurus sebelum gedung dibangun. Jadi tetap masih bisa mengurus PBG-nya,” bebernya.
Dia juga mengingatkan bahwa persyaratan PBG/SLF menitikberatkan pada aspek teknis.
“Khawatir ada persyaratan teknis baik dari aspek struktur, mekanikal elektrikal arsitektural dan plumbing yang belum terpenuhi di dalam bangunan tersebut. Nah, di sinilah PBG atau SLF berperan mengendalikannya,” jelasnya.
Selain itu, Wahyu menilai pengurusan PBG berpotensi menambah pendapatan asli daerah (PAD) melalui retribusi. Namun, hal itu masih bergantung pada kesadaran masyarakat.
“Kami harapkan mereka pengurus dapur MBG ini, baik yang sudah berdiri agar segera mendaftar di SIMBG melalui jalur SLF,” pungkasnya.





