Remaja, Kekerasan Fisik, dan Jalan Pulang ke Hati: Mencari Akar Spiritualitas yang Hilang

Menurut Robinson (2018), kekerasan remaja lahir dari alienasi sosial dan hilangnya ruang spiritual di tengah masyarakat modern yang kompetitif dan serta materialistis. Remaja tidak sekadar marah, tetapi merasa tak terlihat oleh sistem sosial yang mengutamakan prestasi daripada perasaan. Robinson menyebut perlunya social healing, proses penyembuhan sosial melalui solidaritas, kasih sayang, perhatian dan pendidikan moral yang menumbuhkan makna hidup.

Kegelisahan Akademik; Menanggapi Fenomena Kekerasan Fisik Remaja saat Ini

Dalam konteks pendidikan Islam, kekerasan fisik bukan sekadar penyimpangan perilaku, melainkan cerminan dari ketidakseimbangan jiwa dan hilangnya nilai adab. Sejumlah pemikir besar Islam klasik seperti Imam Al-Ghazali, Ibnu Sina, dan Ibnu Khaldun telah menguraikan prinsip-prinsip mendalam tentang bagaimana transformasi nilai spiritual menjadi kunci pembentukan akhlak dan karakter remaja saat ini.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.