Esai Usrotul Wafiyah menegaskan pentingnya politik empati dalam membangun hukum dan kekuasaan yang lebih manusiawi. Kehadiran perempuan di parlemen disebut menghadirkan cara baru dalam memimpin—lebih mendengar, memahami, dan menempatkan kemanusiaan sebagai pusat kebijakan.
Parlemen Indonesia
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.





