KABAR MADURA | Forum Mahasiswa Pantura (Formatur) menggelar aksi demonstrasi di kantor Bea Cukai Madura, Rabu (15/4/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas dugaan praktik ilegal “ternak pita cukai” yang melibatkan sejumlah pabrik rokok (PR) di wilayah Madura.
Dalam aksi itu, massa membawa berbagai tuntutan. Salah satunya mendesak Bea Cukai Madura untuk mengusut tuntas puluhan PR yang diduga terlibat dalam praktik tersebut.
Ketua Formatur, Hendra, menilai dugaan “ternak pita cukai” berpotensi merugikan negara. Menurutnya, praktik itu dapat mengganggu stabilitas penerimaan negara dari sektor pajak dan cukai.
“Kami mendesak Bea Cukai Madura untuk melakukan inspeksi mendadak dalam waktu 2×24 jam terhadap PR yang telah kami sebutkan. Dan kami meminta agar pabrik rokok yang terbukti melakukan pelanggaran ditutup,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madura, Andru Riedwan Permadi, menyatakan, pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan oleh massa aksi.
“Saat ini kepala kantor sedang tidak ada. Tapi kami siap menindaklanjuti aspirasi tersebut, sesuai dengan SOP,” tegasnya. (nur/zul)





