Selama dua pekan berjalan, pencocokan dan penelitian atau coklit data pemilih Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024 di Pamekasan sudah mencapai 94 persen, per 11 Juli 2024, pukul 10.00 WIB. Dari hasil coklit tersebut ditemukan 27.725 pemilih tidak memenuhi syarat (TMS), mayoritas karena meninggal dunia dan salah penempatan tempat pemungutan suara (TPS).
Penulis: Kabar Madura
Cerita Zainal Abidin Jadi Laskar Rempah 2024; Kini Bertekad Lebih Kenalkan Rempah ke Anak Muda Madura
Perjalanan Zainal Abidin sebagai Laskar Rempah menyisakan kesan yang tidak terlupakan. Banyak pengalaman dan pengetahuan baru yang dia dapatkan selama 18 hari mengikuti perjalanan rempah, mulai dari konektivitas antarwilayah mengenai perkembangan rempah hingga berkembangnya kebudayaan di Indonesia. Semua diperoleh secara gratis melalui perjalanan rempah.
Antisipasi Penumpukan Massa, Kemenag Pamekasan Petakan 9 Lokasi Penjemputan Jemaah Haji
Jemaah haji asal Pamekasan dijadwalkan akan tiba di Tanah Air pada tanggal 21 hingga 22 Juli 2024 mendatang. Untuk mengantisipasi penumpukan penjemputan jemaah haji, Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan mulai memetakan titik lokasi penjemputan.
Validasi Data Lambat, Bantuan Pangan di Pamekasan Belum Terealisasi 100 Persen
Penyaluran bantuan pangan di Pamekasan belum selesai 100 persen. Padahal, penyaluran itu ditarget Juni selesai sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Namun, hingga Juli, penyalurannya masih 85 persen.
Legislator Pamekasan Tekan Bansos Khusus Yatim Piatu Tepat Sasaran
Bantuan khusus anak yatim yang teranggarkan di daerah cukup terbatas, yakni hanya menyasar 20 orang di setiap kecamatan. Kendati demikian, tahun ini Pamekasan mendapatkan bantuan serupa dari kementerian, yakni bantuan kepada anak yatim, piatu, dan yatim piatu (Yapi).
Capaian Gelar Doktor Bupati Sumenep, Kepala Disdik: Menjadi Contoh Kedisiplinan Pemimpin
Ilmu yang didapat bisa membantu untuk lebih mengoptimalkan peningkatan pelayanan bagi masyarakat. Artinya, sebagai pelayan memberikan inovasi, wawasan, pengetahuan dan ngobrol bersama dan tidak ada jarak antara pimpinan dan bawahan.
Raihan Gelar Doktor Bupati Sumenep, Kepala DKPP: Jadi Teladan untuk Wujudkan Petani Handal
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo kini mempunyai titel baru. Dia kini bergelar doktor (Dr) dari Universitas Merdeka (Unmer) Malang.
Raihan Gelar Doktor Bupati Sumenep, Kabag Hukum: Berinvestasi Ilmu adalah Ciri Pemimpin Baik
Saya apresiasi ketika seorang pemimpin mampu menyelesaikan pendidikan hingga doktor di tengah kesibukannya
Capaian Gelar Doktor Bupati Sumenep, Kepala Bappeda: Menginspirasi Kepentingan Pencapaian Pembangunan
Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) diharapkan dapat berkemajuan berkat kepemimpinan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Terlebih, atas diraihnya gelar doktor, tentu semakin yakin bahwa benar-benar berkualitas dalam memimpin Sumenep.
Rektor UNIBA Madura Apresiasi Gelar Doktor Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo
“Kami sangat bangga dengan raihan gelar tersebut, layak dicontoh oleh masyarakat Sumenep,” kata Prof Rachmad Hidayat.
- Sebelumnya
- 1
- …
- 57
- 58
- 59
- 60
- 61
- …
- 390
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










