KABAR MADURA | Madura United FC berhasil menahan tuan rumah sekaligus juara Liga dan Piala Mongolia musim lalu, yaitu SP Falcons. Serangan sporadis SP Falcons tak mampu merobek gawang tim kebanggaan Pulau Garam.
Atas hal itu, Laskar Sape Kerrab berhasil meraih satu poin dalam laga perdana Grup E AFC Challenge League 2024/2025 di MFF Football Centre, Ulaanbaatar, Mongolia, Ahad (27/10/2024).
Pada babak pertama, pemain SP Falcons terus menggempur lini pertahanan Madura United. Hanya saja, pertahanan kokoh tim yang bermarkas di Pulau Madura itu, tidak mampu dipatahkan pada babak pertama. Termasuk di babak kedua hingga peluit panjang dibunyikan.
Keberhasilan tersebut ternyata diwarnai dengan fakta merugikan. Yakni, pemain Madura United jadi “korban” di babak kedua.
Pemain Madura United yang harus ditarik keluar itu ialah Ibrahim. Pada menit ke-88, dia mengalami cedera saat berusaha memotong umpan silang datar SP Falcons di kotak penalti.
Pelatih Madura United Paulo Meneses langsung menggantikannya dengan Koko Ari. Skor 0-0 tak berubah hingga laga berakhir.
Untuk diketahui, musim ini Madura United selaku runner up Liga 1 2023/2024 juga segrup dengan juara Liga dan Piala Kamboja musim lalu, Preah Khan Reach Svay Rieng. Pertandingan antara keduanya akan digelar pada Sabtu (2/11/2024) di stadion yang sama. Juara dan runner up grup berhak ke perempat final.
AFC Challenge League merupakan kompetisi yang dimainkan oleh klub-klub yang tak mendapat slot kualifikasi langsung ke AFC Champions League Elite dan AFC Champions League Two. Juara AFC Challenge League akan mendapat tempat langsung di babak grup AFC Champions League Two dua musim berikutnya, jika mereka tak lolos berdasarkan prestasi kompetisi domestik.
Dalam laga perdana itu, Madura United memakai formasi 4-4-2. Sebelas pemain yang turun sebagai starter ialah Dida, Ibrahim Sanjaya, Pedro Monteiro, Ahmad Rusadi, Frank Sokoy; Riski Afrisal, Ilhamsyah, Jordy Wehrmann, Lulinha, Andi Irfan, Maxuel Cassio. (nam)





