Pemimpin Redaksi (Pemred) Kabar Madura, Wawan Awalluddin Husna, menghadiri undangan launching majalah sekaligus dialog kebijakan lingkungan di Universitas Madura (Unira), Sabtu (6/6/2026).
Pers
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia, Firdaus, didampingi Sekretaris Jenderal Makali Kumar, menyatakan dukungannya terhadap perkembangan media digital independen atau yang disebut sebagai “media homeless” atau New Media di Indonesia.
Kebebasan Pers Kampus Terikat Fakta di Lapangan
Menjadi anggota pers kampus mempunya kebebasan, tapi harus berdasar fakta di lapangan. Demikian ditegaskan Pembina LPM Harokah IAI Al Khairat Taufiq Hidayat, Sabtu (25/4/2026).
Dewan Pers Serahkan Masukan ke Pemerintah Terkait Perlindungan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Pada kesempatan tersebut, Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat
menyerahkan dokumen masukan terkait perlindungan karya jurnalistik ke Pemerintah, melalui Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, di Hall Dewan Pers, Jakarta, Kamis (23/4/2026).
GNI Update: Google Soroti Tantangan dan Peluang Media di Indonesia
Ketua Dewan Pers Republik Indonesia, Prof Komaruddin Hidayat, mengungkit soal penyebaran informasi sangat cepat pada zaman ini. Walaupun, kata dia, terkadang “terasa” sama, lantaran sumbernya sama. Layanan informasi dari mesin pencari seperti Google, sebagian diambil dari karya-karya tulis dan karya jurnalistik.
Rektor UIN Madura Undang Wartawan, Pertegas Falsafah Pengembangan Keilmuan Tanèyan Lanjhâng
Didampingi Ketua Senat UIN Madura Akhmad Muhlis, Saiful Hadi menegaskan bahwa keberhasilan alih status IAIN ke UIN Madura tidak terlepas dari peran berbagai pihak. Salah satunya insan pers.
Peran Media dalam Pemberdayaan UMKM: Dedikasi BRI untuk Memberi Makna bagi Indonesia
Branch Manager BRI Pamekasan Octarez Abi Ibrahim, menegaskan bahwa sinergi antara media dan sektor perbankan dapat mempercepat pemberdayaan UMKM di bidang pangan.
Stikosa AWS: Menghalangi Kerja Jurnalistik Saat Pemilu 2024, Berarti Menghadang Proses Demokrasi
“Stikosa AWS sebagai kampus jurnalistik, mendorong aparat pemerintah dan keamanan, politisi, penyelenggara Pemilu, dan masyakarakat luas lainnya, agar menghormati tugas wartawan termasuk saat melakukan peliputan Pemilu 2024.
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.














