“Kami mengapresiasi langkah Menteri Keuangan dan DPR jika benar kebijakan ini diarahkan untuk memberi jalan transisi yang adil. Dengan layer baru cukai, produsen kecil yang selama ini informal dapat masuk ke sistem resmi, membayar kewajiban kepada negara, sekaligus tetap menjaga keberlangsungan ekonomi lokal yang selama ini menopang petani tembakau dan menyerap tenaga kerja di daerah,” ujar Ketua KAMURA Subairi Muzakki.
KAMURA
KEK Tembakau Madura Koreksi Ketimpangan, KAMURA: Jangan Dipersempit Jadi Isu Rokok!
Demikian dikatakan Ketua Komunitas Muda Madura (KAMURA), Subairi Muzakki, menanggapi kritik yang melawankan ide KEK Tembakau Madura dengan filosofi cukai dan kesehatan publik.
KAMURA Apresiasi Rencana Layer Baru Cukai, tetapi KEK Tembakau Tetap Solusi Ideal
“Bagi kami, setiap langkah pemerintah yang membuka ruang legalisasi, pembinaan, dan perlindungan terhadap industri rokok rakyat patut dihargai,” ujar Ketua KAMURA Subairi Muzakki, saat dikonfirmasi secara virtual, Selasa (5/5/2026).
Etos Kerja Tinggi, Mengapa Madura Tetap Miskin?
Oleh: Subairi Muzakki, Ketua Tim Penyusun Naskah Akademik KEK Tembakau Madura, KAMURA.
Gubernur Khofifah Siap Kawal Pengajuan KEK Tembakau Madura hingga Tuntas
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan siap menjadi pengusul resmi KEK Tembakau Madura ke pemerintah pusat. Usulan tersebut didukung para bupati se-Madura dan naskah akademik dari KAMURA.
Direktur POLTERA: Madura Harus Punya KEK Berbasis Teknologi Tembakau!
Direktur POLTERA, Laily Ulfiyah, menegaskan bahwa seluruh inovasi yang lahir di kampus vokasi tersebut berangkat dari persoalan konkret yang dihadapi masyarakat.
FGD Kamura di UNIBA Tegaskan Jalan Baru Ekonomi Madura Lewat KEK Tembakau
Pada pembukaan diskusi, Tokoh Madura sekaligus Ketua Yayasan Qudsiyah Bahaudin Mudhary, Prof. Dr. Achsanul Qosasi, menekankan bahwa KEK Tembakau bukanlah gagasan spontan, melainkan bagian dari visi panjang untuk mengangkat martabat petani dan ekonomi Madura
KEK Tembakau Madura Jadikan Fenomena Pabrik Rokok Rakyat Jalan Kesejahteraan Petani
Dalam paparannya, Prof. Dr. Achsanul Qosasi menegaskan kembali fondasi moral dari perjuangan KEK Tembakau: memulihkan martabat petani dan mengembalikan nilai tambah ekonomi Madura ke tanahnya sendiri.
Rektor UTM: “KEK Tembakau Harus Jadi Terobosan Nasional untuk Industrialisasi Madura”
Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H., memberikan sambutan tegas dan reflektif dalam Seminar dan FGD KEK Tembakau yang diselenggarakan Komunitas Muda Madura (KAMURA) di UTM Bangkalan, Selasa (17/11/2025).
Anggota DPR RI Slamet Ariyadi: “KEK Tembakau Solusi Agar Kekayaan Madura Kembali ke Madura”
Anggota DPR RI Dapil Madura, Slamet Ariyadi, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Komunitas Muda Madura (KAMURA) dalam mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau Madura. Pernyataan ini disampaikannya dalam Seminar dan FGD KEK Tembakau yang digelar di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Selasa (17/11/2025).
Seminar KEK Tembakau di UNIRA: Industrialisasi Rakyat Madura Dimulai dari Tembakau
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pamekasan H. Sukrianto menegaskan bahwa Madura sedang mengalami transformasi ekonomi yang signifikan, ditandai dengan tumbuhnya pabrik-pabrik rokok lokal di Pamekasan.
- 1
- 2
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.















