Prof. Achsanul Qosasi memaparkan empat alasan strategis mengapa Madura layak ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau. Mulai dari besarnya kontribusi petani, peran tembakau dalam ekonomi lokal, kemudahan pengawasan wilayah, hingga keselarasan dengan Asta Cita Presiden Prabowo–Gibran.
KEK Tembakau
Raker PWI Pamekasan 2025-2028: Bentuk Timsus untuk Suplai Data ke KPK hingga Bedah Urgensitas KEK Madura
Untuk diketahui, Raker dipimpin oleh tiga Wakil Ketua PWI Pamekasan: Moh. Ali Muhsin, Ongky Arista UA dan M Khairul Umam. Program kerja bidang-bidang dibahas secara khidmat di forum Raker.
Rektor UTM: “KEK Tembakau Harus Jadi Terobosan Nasional untuk Industrialisasi Madura”
Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H., memberikan sambutan tegas dan reflektif dalam Seminar dan FGD KEK Tembakau yang diselenggarakan Komunitas Muda Madura (KAMURA) di UTM Bangkalan, Selasa (17/11/2025).
Anggota DPR RI Slamet Ariyadi: “KEK Tembakau Solusi Agar Kekayaan Madura Kembali ke Madura”
Anggota DPR RI Dapil Madura, Slamet Ariyadi, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Komunitas Muda Madura (KAMURA) dalam mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau Madura. Pernyataan ini disampaikannya dalam Seminar dan FGD KEK Tembakau yang digelar di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Selasa (17/11/2025).
Wakil Gubernur Jatim: Kawasan Ekonomi Khusus Tembakau Jadi Motor Baru Ekonomi Madura
Mewakili Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. Emil Elestianto Dardak, Kepala Bakorwil IV, Sufi Agustini, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif KAMURA dan UTM menjadi tuan rumah forum strategis ini.
Seminar KEK Tembakau di UNIRA: Industrialisasi Rakyat Madura Dimulai dari Tembakau
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pamekasan H. Sukrianto menegaskan bahwa Madura sedang mengalami transformasi ekonomi yang signifikan, ditandai dengan tumbuhnya pabrik-pabrik rokok lokal di Pamekasan.
Mimpi Besar KEK Tembakau Madura Didorong Jadi Agenda Nasional
Adi Prayitno, Tim Perumus Naskah Akademik KEK Tembakau Madura KAMURA, menyampaikan bahwa inisiatif KEK Tembakau berangkat dari kenyataan sosial dan ekonomi yang dialami masyarakat Madura.
Seminar dan FGD KEK Tembakau Madura di UINSA Bahas Arah Baru Perekonomian Madura
Acara ini menghadirkan sejumlah tokoh penting, antara lain Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya Prof. Akh. Muzakki, ekonom UINSA Dr. H. M. Syaeful Bahar, M.Si.,Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A,Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si, Anggota DPR RI, Eric Hermawan, dan Tim Perumus Naskah Akademik, Dr. Adi Prayitno, perwakilan asosiasi petani tembakau, serta pelaku industri tembakau rakyat dari berbagai kabupaten di Madura.
Pamekasan 495 Tahun: Dari Warisan Budaya Menuju Kebangkitan Ekonomi Madura
Refleksi 495 tahun Kabupaten Pamekasan oleh Fadali Rahman, Dosen Magister Manajemen Universitas Madura. Pamekasan diajak meneguhkan arah pembangunan ekonomi berbasis budaya, kearifan lokal, digitalisasi, dan ekonomi syariah untuk mewujudkan kesejahteraan berkeadilan dan kemandirian daerah.
Bupati Pamekasan Dukung KAMURA Dorong KEK Tembakau, Soroti Ketimpangan Dana Cukai untuk Madura
Kegiatan awal survei dilakukan oleh tim KAMURA di Kabupaten Pamekasan dengan menjalin silaturahmi bersama Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman.
- Sebelumnya
- 1
- 2
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.

















