Kini tugu keris itu menjadi spot tongkrongan baru yang digandrungi masyarakat, utamanya saat liburan. Biasanya, tugu keris padat pengunjung ketika sore hingga malam hari.
Tugu Keris Arya Wiraraja
Tugu Keris Sumenep Berdiri di Atas Tanah Kas Desa
Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Sumenep Dadang Dedy Iskandar menjelaskan, hingga tahun ini status tanah yang ditempati tugu keris itu tetap milik desa dan dikelola oleh pemerintah desa setempat.
Penambahan Kios di Kawasan Tugu Keris Sumenep Terkendala Anggaran
Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah Sumenep Dadang Dedy Iskandar mengatakan, proyek penambahan kios ini bertujuan untuk mendukung pengrajin keris sekaligus meningkatkan daya tarik wisata budaya di Kabupaten Sumenep, yang sejauh ini dikenal sebagai salah satu pusat kerajinan keris di Indonesia.
Empu Kritik Kemanfaatan Tugu Keris Arya Wiraraja Sumenep
Salah seorang empu keris di Sumenep Ika Arista mengungkapkan, kehadiran tugu keris yang diresmikan langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon itu tidak berdampak terhadap kesejahteraan ekonomi sekitar 600 pengrajin keris di Sumenep.
Bupati Sumenep: Tugu Keris Arya Wiraraja Simbol Penghormatan bagi Leluhur
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, tugu keris ini bukan sekadar ikon baru, tetapi juga mengandung filosofi mendalam. Dengan tinggi mencapai 17 meter, ini melambangkan tanggal Kemerdekaan Republik Indonesia. Kemudian, ornamen bunga sebanyak 45 kelopak untuk menggambarkan tahun 1945, momen sakral dalam perjalanan bangsa.
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.









