Untuk memuluskan langkah KH Ali Fikri Warits menantang petahana pada Pilkada Sumenep 2024, menurut pengamat politik Sumenep Wildan Rosaili, tinggal dua partai politik (parpol) yang memungkinkan diajak koalisi.
Penulis: Kabar Madura
Guru Madrasah di Kecamatan Proppo Siap Jaring Dukungan Menangkan Achmad Baidowi di Pilkada Pamekasan
Dukungan kepada Achmad Baidowi untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Pamekasan, semakin menguat.
Langgar Perizinan, Puluhan Baliho Tokoh Politik di Pamekasan Terancam Ditertibkan
Puluhan baliho sejumlah tokoh politik yang terpajang di sejumlah ruas jalan di wilayah perkotaan Pamekasan, terancam ditertibkan secara paksa.
Miris, Pengelola Wisata di Pamekasan Harus Pakai Dana Mandiri untuk Perawatan Fasilitas
Pemeliharaan sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Pamekasan, terkesan jalan di tempat.
Berdalih Nihil Anggaran, Data RTH Sumenep Tidak Update
Data luasan ruang terbuka hijau (RTH) di Sumenep stagnan, dan tidak terperinci. Hal ini disebabkan membutuhkan anggaran mencapai Rp100 juta setiap tahunnya.
Tidak Cukup Dinonaktifkan, Tuntut Kepsek dan Guru Dipecat
Paska dilakukan pengaduan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep pada Senin 3 Juni 2024 lalu, saat ini dua orang oknum guru dan kepala sekolah (kepsek) dinonaktifkan dari tempatnya bertugas.
Lotus dan Mr Ball Tidak Ditutup, Diduga Ada Bekingan yang Buat Pemkab Sumenep Lemah
Kafe Mr Ball dan Lotus terkesan kebal. Hal itu bisa dilihat meski sudah kesekian kalinya di lokasi tersebut ditemukan minuman keras (miras) dan menyediakan wanita penghibur.
15 Desa di Sumenep Masuk Lokus Stunting 2024
Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Nurus Salam mengatakan, kasus stunting di Sumenep masih harus menjadi perhatian serius bagi organisasi perangkat daerah (OPD).
Rehabilitasi GOR Teja Belum Jelas, Komisi IV DPRD Pamekasan Tekan Pengerjaan Perhatikan Kualitas
Rehabilitasi Gedung Olahraga (GOR) M. Tabrani atau GOR Teja hingga kini belum terealisasi. Padahal, rencana rehabilitasi itu telah diagendakan sejak tahun lalu.
Hanya 202 Orang, Satu Kloter CJH asal Pamekasan Digabung dengan Kabupaten Lain
Kelompok terbang atau kloter 106 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Pamekasan harus digabung dengan CJH asal Kabupaten Sidoarjo dan Gresik saat pemberangkatan menuju Jeddah, Arab Saudi. Kondisi ini terjadi lantaran jumlah CJH di kloter 106 itu hanya 202 orang.
Pengawasan Hewan Kurban di Pamekasan Sasar 25 Lokasi Pangkalan Sapi
“Kalau sakit yang serius tidak ada, paling cuma sakit mata, dan itu langsung kami kasih obat. Karena yang harus dijual untuk kurban itu memang harus sehat,” jelasnya, Senin (10/6/2024).
- Sebelumnya
- 1
- …
- 72
- 73
- 74
- 75
- 76
- …
- 390
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










