Momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 menjadi ajang penguatan jiwa nasionalisme. Itulah yang digelorakan Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kecamatan Kadur Pamekasan.
Tari Ronding
Tari Ronding Gagal Dinobatkan sebagai WBTB Pamekasan
Pengajuan Tari Ronding sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) tidak disetujui tahun ini. Padahal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan telah menyiapkan pengajuan tersebut sejak beberapa bulan lalu. Namun, salah satu tari khas Pamekasan tersebut gagal disidangkan dalam penetapan WBTB 2024.
Disdikbud Pamekasan: Pengajuan WBTB Tari Ronding Teregistrasi Tingkat Provinsi
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan kembali mengajukan satu kebudayaan lokal sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) 2024, yakni Tari Ronding. Tahun sebelumnya, Tari Topeng Gethak berhasil menjadi WBTB.
Muasal Hiburan Kebudayaan Lokal Tari Ronding; Bentuk Perlawanan kepada Penjajahan Kolonial Belanda
Penjajahan yang dilakukan oleh Belanda terhadap Indonesia menyisakan bekas sejarah yang tidak terlupakan bagi pribumi. Utamanya bagi wilayah yang terjajah secara langsung, Pamekasan salah satunya. Masyarakat lokal memiliki cara tersendiri untuk memprotes ketidaksewenangan yang terjadi di tanah kelahirannya. Mereka menjadikan seni hiburan sebagai wadah mengkritik penjajahan kolonial Belanda, yakni dengan sebuah tarian yang disebut Tari Ronding.
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.








