Kawal krisis ekologis di Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, PPMI DK Madura meluncurkan investigasi “Jejak Hijau Bumi Madura” melalui kolaborasi pers mahasiswa se-Madura.
UIN Madura
Kemandirian sebagai Etos, Kualitas sebagai Amanah Refleksi Akademik Menjelang Konferensi Cabang NU Pamekasan
Pandangan para tokoh NU memberikan landasan normatif yang kuat. Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari menegaskan bahwa kekuatan ulama dan umat terletak pada keikhlasan dan kemandirian moral. KH. Ahmad Siddiq menempatkan NU sebagai penjaga keseimbangan antara agama dan kebangsaan. KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) melihat NU sebagai kekuatan kultural yang harus berani bersikap kritis terhadap kekuasaan demi kemanusiaan. Dalam konteks Pamekasan, warisan pemikiran ini menuntut konferensi cabang yang tidak terjebak pada kontestasi personal, tetapi berorientasi pada visi peradaban lokal yang berkeadilan.
I’lan Baca Kitab Kuning Metode Al-Fatih: Ritual Akademik, Legitimasi Ilmu, dan Etos Intelektual Santri IBS PKMKK
Hal itu ditegaskan KH. Achmad Muhlis selaku Direktur Utama IBS PKMKK. Menurutnya, keterlibatan sembilan santri; 6 (enam) santri putra dan 3 (tiga) santri putri, dalam forum i’lan ini menunjukkan bahwa proses transmisi ilmu di pesantren tidak lagi bersifat tersembunyi atau elitis, melainkan terbuka, akuntabel, dan dapat diuji secara publik.
BRIN dan UIN Madura Perkuat Kolaborasi Keilmuan dan Kebutuhan Riset Terpadu
Dalam arahannya, Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan penjajakan kerja sama ini merupakan bagian penting dalam mewujudkan pengembangan kampus yang religius, kompetitif, dan kolaboratif.
Diskop UKM dan Naker Pamekasan Ajukan Penambahan Pendamping KDKMP
Diskop UKM dan Naker Pamekasan mengajukan tambahan 6 hingga 7 tenaga pendamping KDKMP tahun 2026 karena jumlah pendamping sebelumnya dinilai belum ideal untuk membina 178 desa dan 11 kelurahan, agar pengelolaan koperasi dan gerai KDKMP berjalan maksimal.
Statuta dan Ortaker Resmi Berlaku, UIN Madura Perkuat Layanan Akademik
Statuta dan Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker) UIN Madura resmi disahkan melalui Peraturan Menteri Agama 2025. Regulasi ini menjadi landasan operasional penuh UIN Madura sebagai perguruan tinggi negeri berbasis universitas.
Keteladanan Makna yang Tergusur oleh Simbol bagi Masyarakat Madura
Struktur pengakuan sosial telah berubah, dan akan mengungkap dampaknya terhadap pembentukan kesadaran dan regulasi diri individu. Dengan demikian, narasi ini bukan sekadar kritik sosial, tetapi seruan reflektif, bahwa keteladanan sejati bukan soal siapa yang paling tampak shaleh berdasarkan aturan agama, melainkan siapa yang paling konsisten hidup dalam kebenaran, meski tanpa tepuk tangan, dan tanpa pujian.
MRC Antarkan Enam Mahasiswa UIN Madura Lulus Jalur Nonskripsi
Enam mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah UIN Madura lulus melalui jalur nonskripsi berkat pendampingan Millenial Research Community (MRC) dengan publikasi karya ilmiah di jurnal nasional.
Bahasa Arab Menjaga Interkoneksi Peradaban Dunia
Hunayn ibn Ishaq menerjemahkan karya-karya kedokteran Galen. Al-Kindi mengembangkan filsafat Yunani dengan nuansa Islam.
Dosen UIN Madura Jadi Visiting Professor di Istanbul Aydin University Turki
Dosen UIN Madura, Assoc. Prof. Muhammad Taufiq, Ph.D., ditunjuk sebagai Visiting Professor di Istanbul Aydin University, Turki, memperkuat kolaborasi akademik internasional di bidang Syariah dan Hukum Islam.
UIN Madura Miliki 17 Guru Besar, Rektor: Penambahan Profesor Jadi Peningkatan Mutu Strategis Akademik
UIN Madura menambah dua guru besar baru yang dikukuhkan Kemenag RI. Bertambahnya profesor ini memperkuat mutu akademik dan reputasi kampus, sekaligus mendukung target 25 guru besar pada 2026.
- Sebelumnya
- 1
- …
- 3
- 4
- 5
- 6
- 7
- …
- 11
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.



















