Media Officer Madura United Ferdiansyah Alifurrahman mengatakan, setelah melalui sederet diskusi antara manajemen dan tim pelatih, Laskar Sape Kerrab dipastikan akan menambah jumlah pemain asing.
Penulis: Kabar Madura
Peringkat di Porprov Jatim Merosot, KONI Sampang Sebut Gegara Minim Anggaran
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menempati posisi ke-27 dalam ajang Porprov Jatim IX 2025. Padahal, pada Porprov VIII 2024, Pemkab Sampang menempati posisi ke-17. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sampang membeberkan merosotnya prestasi tersebut dikarenakan minimnya anggaran.
Pemkab Sumenep Resmi Hapus Denda PBB-P2, Warga Diimbau Taat Bayar Pajak
Pemkab Sumenep secara resmi menghapus seluruh sanksi administratif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atau denda PBB-P2 untuk tahun anggaran 2025.
Sekolah Lapang DKPP Sumenep, Transfer Ilmu dari Hulu ke Hilir
Sekolah Lapang DKPP Sumenep digelar untuk mentransfer pengetahuan kepada petani, mulai dari tahap persiapan budidaya, penanaman, perawatan, hingga panen.
Stadium General UNIBA Madura, Prof AQ: Mahasiswa harus Mendesain Masa Depan
Dalam Stadium General Kewirausahaan UNIBA Madura, Prof AQ berkata bahwa saatnya mahasiswa mendesain masa depan dan membangun wirausaha berbasis solusi bagi masyarakat.
RSUD Smart Teken Kerja Sama Pendampingan Hukum dengan Kejari Pamekasan
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan melakukan penandatanganan kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan, Kamis (10/7/2025). Kerja sama ini berkenaan dengan pendampingan hukum RSUD Smart Pamekasan.
11 Pemain Asing di Super League 2025, Presiden Madura United Beri Pandangan Kritis!
Madura United memberikan pandangan kritis terhadap kebijakan penggunaan 11 pemain asing di Super League 2025.
GMNI Sampang Kritik Tidak Beroperasinya Ambulans Laut Akibat Efisiensi Anggaran
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sampang mengkritisi tidak beroperasinya ambulans laut lantaran efisiensi anggaran.
Realisasi PKBM Sumenep Diduga Fiktif, Dimanipulasi, dan Bangunan Lembaga Tidak Pernah Ada
Anggaran sebesar Rp3.987.220.000 untuk program PKBM di Sumenep tahun ajaran 2024–2025 di Sumenep diduga dimanipuilasi dan jadi bahan bancakan.
- Sebelumnya
- 1
- …
- 299
- 300
- 301
- 302
- 303
- …
- 691
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










