Perkembangan petani millennial cukup pesat. Kondisi ini diketahui berdasarkan sensus pertanian tahun ini. Jumlahnya saat ini tembus di angka 111.704. Hal itu juga berdasarkan Undang-Undang (UU) Republik Indonesia (RI) Nomor 19 Tahun 2013 subsektor Petani Milenial Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Peternakan.
BPS Pamekasan
TKI Pulang Kampung, Petani di Pamekasan Bertambah 13.872
Sensus pertanian 2023 menghasilkan jumlah usaha pertanian perorangan (UTP) di Pamekasan didominasi lima kecamatan. Itu dari jumlah keseluruhan 178.060 UTP.
BPS Pamekasan Belum Data Bidang Perekonomian
Pendataan bidang perekonomian tahun ini belum direalisasikan. Sebab sistem penghitungan data harus menunggu hingga akhir tahun atau akhir Desember tahun ini. Sehingga awal bulan Januari hasil pendataan bidang perekonomian bisa diketahui. Hal tersebut diungkapkan Statistisi Ahli Pertama Badan Pusat Statistik (BPS) Pamekasan Ahmad Muhaimin, Minggu (12/11/2023).
Agen Statistik di Pamekasan Belum Menyeluruh, Baru Terbentuk di 5 Desa
Keberadaan agen statistik di Pamekasan belum sepenuhnya menyeluruh di semua desa. Saat ini, masih ada lima desa yang telah membentuk agen statistik dari total 178 desa yang ada. Lima desa yang dimaksud adalah Desa Sumedangan, Gagah, Samatam, Dempo Barat, dan Blaban. Masing-masing desa terdiri dari 13 agen statistik.
BPS Pamekasan Klaim Tiga Sektor Alami Peningkatan
Kesejahteraan masyarakat Pamekasan di beberapa sektor menunjukkan perubahan yang cukup signifikan dibanding tahun 2021 lalu. Masing-masing, sektor pendidikan, kesehatan dan ketenagakerjaan. Setiap sektor bisa terpantau dari indikatornya. Seperti indikator kemiskinan, partisipasi angkatan kerja, rata-rata lama sekolah, angka harapan hidup, dan lainnya. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pamekasan Anwar, Selasa (5/9/2023).
- Sebelumnya
- 1
- 2
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.













