Demikian ditegaskan Anggota DPRD Pamekasan Moh Faridi saat dimintai pandangannya oleh wartawan Kabar Madura, Selasa (22/7/2025).
Bea Cukai
Dorong Kebijakan Berkeadilan, PMII Pamekasan: Bea Cukai Madura Harus Bina Perusahaan Rokok secara Berkala!
Atas fakta tersebut, PC PMII Pamekasan mendorong agar Bea Cukai Madura merumuskan kebijakan yang berkeadilan. Sebab, kebijakan yang diskriminatif akan berdampak pada penurunan tenaga kerja dan perputaran ekonomi melambat.
Mampu Menyerap Banyak Tenaga Kerja, DPR RI Tegaskan Siap Kawal IKM Rokok Madura
Hal itu dipertegas Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPR) Republik Indonesia (RI) Eric Hermawan saat dihubungi wartawan Kabar Madura, Minggu (20/7/2025).
Warning Satgas Rokok Ilegal: Operasi Terlalu Lama Bisa Bikin Ekonomi Masyarakat Madura Lumpuh!
“Catatan untuk Satgas Rokok Ilegal, agar mempertimbangkan tiga hal. Aksinya lebih banyak menimbulkan dampak negatif ketimbang manfaat terhadap masyarakat,” tegas Ketua GEN Pamekasan Nurahmad saat dihubungi Kabar Madura, Minggu (20/7/2025).
PT ESM Ekspor 10 Juta Batang Rokok ke Filipina
Owner rokok King Bravo Suhaydi mengatakan, persaingan pasar rokok secara global sangat kompetitif. Sebab itu, pihaknya menggunakan beberapa pendekatan untuk bisa bersaing, baik di dalam maupun luar negeri.
11 Perusahaan Rokok Ditunjuk Tempati APHT Sumenep, Satu Masih Proses Izin
Pemkab Sumenep telah menetapkan sebanyak 11 perusahaan rokok lokal untuk menempati gedung APHT Sumenep di Kecamatan Guluk-Guluk.
2 Perusahaan Rokok Calon Penghuni APHT Belum Urus Izin Operasional
Dua perusahaan rokok yang akan menempati Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT) belum mengurus izin operasional. Perusahaan itu adalah PR Januko Jaya dan PR Maju Jaya.
Belum Dapat Izin dari Bea Cukai, Peresmian APHT Sumenep Tertunda
Peresmian Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) atau Kawasan Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT) Sumenep tertunda. Semula yang direncanakan pada akhir 2024, namun sampai saat ini, APHT itu tidak kunjung diresmikan.
Setahun, Bea Cukai Madura Tindak 35,6 Juta Batang Rokok Ilegal
Kepala Kantor Bea Cukai Madura Muhammad Syahirul Alim menegaskan, jumlah batang rokok ilegal yang dimusnahkan tersebut diperoleh dari hasil penindakan yang berbeda.
GAKI Tuntut Ketegasan Bea Cukai pada Produsen Rokok Ilegal
“Justru kalau di Madura, jauh lebih besar produksi yang ilegal, daripada yang resmi. Modusnya, 1 rokok asli, 6 ilegal, bahkan bisa lebih, ada 1 asli, 4 bodong dengan berbagai macam merek,” kata dia.
Bea Cukai Madura Bersama APHT Berikan Kado Lebaran Warga Pamekasan
Kepala Bea Cukai Madura M. Syahirul Alim mengatakan, kedatangan Bea Cukai Peduli sebagai salah satu langkah silaturahim yang menghubungkan pengusaha, khususnya pengusaha rokok bersama masyarakat desa yang butuh diperhatikan.
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
















