Kasus dugaan korupsi kegiatan Gebyar Batik Pamekasan (GBP) memasuki babak baru. Setelah sebelumnya dihentikan di tingkat Polres Pamekasan, kini kasus tersebut resmi dilaporkan ke Polda Jawa Timur (Jatim), Senin (25/8/2025).
Disperindag Pamekasan
Perputaran Uang Tembakau 2025 di Pamekasan Diprediksi Capai Rp2,5 Triliun
Dipaparkan, untuk potensi perputaran uang dari tata niaga tembakau di 2025 diperkirakan Rp2,5 triliun. Hal itu juga dipengaruhi banyaknya perwakilan pabrikan nasional di Pamekasan.
Disperindag Pamekasan Lakukan Pembinaan dan Pengawasan Mesin Linting Rokok
Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian Disperindag Pamekasan Khoirul Komar menyampaikan, pihaknya telah melakukan inventarisasi jumlah mesin pelinting rokok berdasarkan data terakhir, terdapat sebanyak 140 unit mesin yang terpantau.
PAD Pasar di Pamekasan Seret meski Sudah Terapkan Sistem Nontunai
Capaian pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pasar di Pamekasan masih jauh dari target. Memasuki pertengahan triwulan ketiga tahun 2025, realisasi PAD baru mencapai 45 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp3 miliar, atau sekitar Rp1,35 miliar.
Dari 50 Gudang di Pamekasan, Baru Tiga Ajukan Pembelian Tembakau
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan telah mengirim surat imbauan kepada 50 gudang yang rutin melakukan pembelian tembakau setiap tahun. Namun hingga akhir Juli 2025, hanya tiga pabrikan lokal yang telah memberikan respons.
Disperindag Pamekasan Belum Sidak Beras Oplosan, Tunggu Edaran Resmi dari Pemerintah Pusat
Kepala Bidang Pembinaan dan Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Raihan Akbar mengatakan, hingga kini masih belum ada edaran dari pusat terkait pengawasan terhadap merek beras itu.
2 Perusahaan Rokok Calon Penghuni APHT Belum Urus Izin Operasional
Dua perusahaan rokok yang akan menempati Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT) belum mengurus izin operasional. Perusahaan itu adalah PR Januko Jaya dan PR Maju Jaya.
Viral Minuman Mengandung Babi, Disperindag Pamekasan Pilih Tunggu Surat Edaran Pusat
Sementara itu, Pengawas Perdagangan Ahli Muda Disperindag Pamekasan Ridawati mengatakan, meski sudah mengetahui terkait informasi minuman mengandung babi tersebut, namun pihaknya masih menunggu edaran resmi dari pusat untuk melakukan penindakan.
Awasi Produk Mengandung Babi, Disperindag Pamekasan Bakal Susur Toko Kelontong
ementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan dan Perlindungan Disperindag Pamekasan Ridawati menegaskan, sidak ini tidak hanya berhenti di tiga lokasi yang sudah didatanginya itu. Pihaknya akan melakukan pengawasan ke sejumlah toko lain, termasuk toko kelontong.
PAD Retribusi Pasar Masih Rendah, Disperindag Pamekasan Akui Banyak Kendala
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan harus bekerja keras menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi pasar. Sebab, selama tiga bulan pertama di tahun ini, capaian retribusinya masih rendah. Hal itu diakui Kabid Pasar Disperindag Pamekasan Handiko Bayuadi.
Disperindag Pamekasan Tunggu Edaran BPOM untuk Sisir Sekolah dan Toko soal Produk Mengandung Babi
Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan dan Perlindungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Ridawati mengatakan, pihaknya masih belum menindaklanjuti terkait rilis produk yang dikeluarkan oleh BPOM.
- Sebelumnya
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
- …
- 11
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.


















