Jatah DAK Fisik Pamekasan Menyusut Rp47,1 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mencatat, perolehan dana alokasi khusus (DAK) fisik tahun 2023 menyusut Rp47 miliar. Dibandingkan tahun 2022 lalu, jumlah tersebut menyusut. Namun hanya DAK penugasan yang sifatnya tematik dan  merupakan prioritas pembangunan nasional yang ada di daerah.

Guru Madin Dibayar Rp20 Ribu Sebulan, PGMNI Usulkan Insentif

Pengurus Daerah Perkumpulan Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) Pamekasan mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Senin (27/2/2023). Mereka mengadukan masalah kesejahteraan guru madrasah diniyah (madin) yang dinilai tidak pernah tersentuh bantuan insentif dari pemerintah.

Realisasi Taman Budaya di Pamekasan Ngambang

Dewan Kesenian Pamekasan (DKP) mengajukan dana Rp800 juta untuk pembangunan Taman Budaya yang berlokasi di Kelurahan Kowel. Namun pengajuan anggaran belum disetujui oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Hal ini diungkapkan Ketua DKP Widya Pratopo, Selasa (21/2/2023).

Jabatan Plt Kasek di Pamekasan Kurang Efektif

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan  masih menunggu aturan teknis untuk mengisi kekosongan kepala sekolah (kasek) dari unsur guru penggerak. Sehingga untuk sementara jabatan kasek masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt). Tujuannya, agar kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak terganggu.  

Pemkab Pamekasan Belum Ajukan Kenaikan TPP ke Kemendagri

Pengajuan kenaikan tambahan penghasilan pegawai (TPP) aparatur sipil negara (ASN) terhadap Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum diselesaikan. Sebab masih menunggu rampungnya penyesuaian anggaran di setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Hal tersebut diungkapkan Kepala Bagian (Kabag) Keorganisasian Sekretariat Daerah (Setda) Pamekasan Bachtiar Effendy, Minggu (12/2/2023). 

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.